
Makassar, 12 Juni 2026 – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar menerima kunjungan kerja Sekretaris Kementerian Pariwisata, Bayu Aji, bersama Staf Khusus Kementerian Pariwisata Bidang Pengamanan Destinasi dan Pengawasan, Irjen Pol. Drs. Krisnandi, S.H., M.H., pada Jumat (12/6).
Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pembelajaran yang dimiliki Poltekpar Makassar dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan vokasi pariwisata yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan industri.
Dalam pertemuan yang berlangsung di lingkungan kampus, Sekretaris Kementerian Pariwisata bersama jajaran pimpinan Poltekpar Makassar melakukan pembahasan terkait kondisi dan kesiapan fasilitas pembelajaran pada setiap program studi. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Direktur Poltekpar Makassar, para Wakil Direktur, Ketua Jurusan, Ketua Program Studi, serta Kepala Laboratorium.
Pembahasan difokuskan pada optimalisasi fasilitas pendidikan dan laboratorium praktik guna mendukung proses pembelajaran yang efektif, relevan dengan perkembangan industri pariwisata, serta selaras dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia pariwisata Indonesia.

Sekretaris Kementerian Pariwisata menegaskan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana pendidikan sebagai fondasi dalam mencetak lulusan yang kompeten, profesional, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Dukungan fasilitas yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang sesuai dengan standar industri.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Kementerian Pariwisata dan Poltekpar Makassar dalam pengembangan pendidikan vokasi pariwisata. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus menghasilkan lulusan yang siap menjawab tantangan dan kebutuhan sektor pariwisata yang terus berkembang.
Dengan dukungan seluruh sivitas academica dan pemangku kepentingan, Poltekpar Makassar terus berkomitmen menjadi institusi pendidikan vokasi pariwisata yang unggul dalam mencetak insan pariwisata yang profesional, adaptif, dan berdaya saing global.
