Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar sukses menyelenggarakan The 3rd International Conference on Marine Tourism and Hospitality Studies (ICONMTHS) 2026 secara hybrid di Auditorium Soesilo Soedarman, Sabtu (10/10). Kegiatan yang diikuti oleh 219 peserta secara daring dan luring ini menjadi wadah multidisiplin bagi para peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan untuk bertukar pengetahuan serta memperkuat kolaborasi dalam pengembangan pariwisata bahari.
Dalam sambutannya, Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, M.M.Par., menekankan pentingnya pengelolaan laut berkelanjutan, keterlibatan masyarakat, dan adaptasi digital. Hal senada disampaikan oleh Asisten Deputi Pengembangan Kapasitas SDM dan Pendidikan Vokasi, Dr. Andar Danova L. Goeltom, S.Sos., M.Sc., yang menyoroti urgensi pendidikan vokasi dalam mencetak tenaga kerja terampil dan adaptif untuk menjaga keseimbangan ekologi serta kualitas pelayanan di destinasi pesisir.
Konferensi yang mengangkat berbagai subtema strategis—mulai dari ekowisata bahari, pemberdayaan masyarakat, hingga MICE—ini menghadirkan sejumlah pembicara undangan terkemuka. Para narasumber tersebut meliputi Special Envoy of the Republic of Seychelles for ASEAN Nico Barito, Justina Puswati, Conja ter Bekke, Steve Noakes, serta Assoc. Prof. Parinya Nakapathom, Ph.D., dengan sesi diskusi yang dipandu oleh moderator Levie Lantu, MBA., dan Muhammad Arfin M. Salim, Ph.D.
Sebagai salah satu agenda utama pelaksanaan ICONMTHS 2026, sebanyak 75 *paper* dipresentasikan secara hybrid melalui sesi paralel guna memberikan kesempatan luas bagi akademisi dan praktisi untuk memaparkan hasil kajian serta bertukar perspektif.
Selain menjadi forum akademik bergengsi, konferensi ini juga dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran berbasis proyek bagi mahasiswa Poltekpar Makassar untuk memperkuat pengalaman praktis mereka. Melalui edisi ketiga ICONMTHS ini, Poltekpar Makassar terus mengukuhkan komitmennya sebagai *centre of excellence marine tourism* yang mampu menghasilkan gagasan inovatif demi mewujudkan pariwisata bahari yang berkelanjutan dan berdaya saing.
