Politeknik Pariwisata Makassar

Poltekpar Makassar Perkuat Wawasan Global Dosen melalui International Capacity Building

Makassar, 5 September 2026 – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar kembali memperkuat jejaring dan wawasan internasional melalui kegiatan International Capacity Building in Tourism and Hospitality Management for Lecture yang berlangsung pada 4–5 September 2026 di Lantai 2 Gedung Amanna Gappa, Poltekpar Makassar.

Kegiatan ini menghadirkan Mrs. Conja ter Bekke, Dutch Business Consultant, Executive Director, sekaligus ESG Expert dari Belanda. Program tersebut menjadi bagian dari upaya Poltekpar Makassar menghadirkan perspektif global dalam pengembangan pendidikan pariwisata dan hospitality, sekaligus memperkuat pemahaman sivitas akademika terhadap perkembangan industri pariwisata berkelanjutan.

Pada pelaksanaan hari pertama, peserta mendapatkan berbagai materi dan ruang diskusi yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan dan industri pariwisata, antara lain Five Pillars Program, pengembangan Tourism Advisory, penyusunan Key Performance Indicators (KPI), dashboard activation, communication plan, serta implementasi public value points.

Selain itu, rangkaian kegiatan juga diarahkan pada penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui pembahasan Human Resources & Hospitality Assessment, inklusivitas dalam pariwisata, marketing and promotion, serta sesi diskusi dan tanya jawab.

Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, S.Sos., MM.Par., CHE, menyampaikan bahwa kehadiran praktisi internasional menjadi kesempatan penting bagi dosen dan sivitas akademika untuk memperluas perspektif dalam menghadapi perkembangan industri pariwisata global.

Kegiatan International Capacity Building ini turut memperkuat semangat Poltekpar Makassar dalam membangun jejaring global dan menghadirkan pengalaman internasional di lingkungan kampus. Melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman bersama pakar dari Belanda, diharapkan lahir gagasan serta inovasi yang dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengelolaan pariwisata di masa mendatang.

Scroll to Top