
Kementerian Pekerjaan Umum yang diwakili oleh Tim Kemitraan Strategi Penyelenggaraan Prasarana Strategis (SSPS), Tim Keterpaduan Perencanaan Tahunan Prasarana Strategis, serta Tim Satker Makassar melaksanakan kunjungan dan survei lapangan ke Politeknik Pariwisata Makassar dalam rangka pendalaman Readiness Criteria (RC) dan tindak lanjut pembangunan fisik dalam project State University Quality Development Project (SQTDP) Tahap II.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Direktur Politeknik Pariwisata Makassar bersama Kepala Bagian Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Umum (AAKU), serta Kepala Subbagian Administrasi Umum. Pertemuan berlangsung sebagai bagian dari koordinasi lintas kementerian guna memastikan kesiapan pelaksanaan pembangunan infrastruktur pendukung pendidikan vokasi pariwisata di lingkungan kampus.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah lokasi yang diusulkan untuk pembangunan dan pengembangan sarana prasarana kampus. Adapun usulan pembangunan pada project SQTDP Tahap II yang diajukan oleh Politeknik Pariwisata Makassar melalui Kementerian Pariwisata dan telah disetujui oleh Direktorat Jenderal Prasarana Strategis (DJPS) meliputi pembangunan gedung kuliah terpadu dan ICT, pembangunan kantin, pembangunan kanopi, serta renovasi asrama mahasiswa.

Kegiatan survei lapangan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan teknis dan administratif sebelum pelaksanaan pembangunan dimulai. Selain itu, pendalaman Readiness Criteria juga menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh aspek perencanaan, kebutuhan lahan, kesiapan dokumen, hingga dukungan operasional telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sebagai implementing agency, Kementerian Pekerjaan Umum memiliki peran strategis dalam pelaksanaan pembangunan fisik pada project tersebut. Oleh karena itu, seluruh proses pembangunan akan disesuaikan dengan kewenangan dan regulasi pada Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PUPR, termasuk dalam aspek perencanaan teknis, penganggaran, hingga pelaksanaan konstruksi.
Melalui pembangunan sarana dan prasarana ini, Politeknik Pariwisata Makassar diharapkan semakin mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan vokasi pariwisata, mendukung proses pembelajaran berbasis teknologi, serta menciptakan lingkungan kampus yang representatif dan berdaya saing. Pengembangan fasilitas kampus juga menjadi bagian dari komitmen dalam mencetak sumber daya manusia pariwisata yang unggul, profesional, dan siap menghadapi kebutuhan industri pariwisata di masa mendatang.
